INDEF: Power Wheeling Berisiko Perberat Beban Fiskal Negara Posted on September 29, 2023 By admin — Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyoroti implementasi power wheeling yang berisiko menambah beban fiskal negara karena Indonesia sudah oversupply listrik. Kepala Center of Food, Energy, and Sustainable Development INDEF, Abra Talattov mengatakan risiko tersebut muncul jika power wheeling disahkan saat kondisi listrik di Tanah Air mengalami oversupply. “Jika dihitung, untuk kelebihan listrik 1 Gigawatt (GW) saja, biaya yang harus dikeluarkan tax payers melalui kompensasi atas konsekuensi skema Take or Pay bisa mencapai Rp3 triliun per GW,” katanya dalam diskusi Publik Pro Kontra Power Wheeling Dalam Rangka RUU EBET yang diselenggarakan oleh Ikatan cendekiawan Muslim Indonesia di Jakarta, Kamis (28/09/2023). Tidak hanya itu, Abra memaparkan, risiko tambahan beban APBN juga dapat muncul karena adanya potensi tambahan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik sebagai konsekuensi masuknya pembangkit listrik dari skema power wheeling yang bersumber dari energi terbarukan yang bersifat intermiten. Sebagai dampaknya, akan muncul tambahan cadangan putar (spinning reserve atau backup cost) untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem. “Sehingga setiap masuknya 1 GW pembangkit power wheeling akan mengakibatkan tambahan beban biaya hingga Rp3,44 trilin (biaya Take or Pay + backup cost) yang tentu akan membebani keuangan negara.” Artinya jika diasumsikan rata rata oversupply listrik sebesar 6 7 GW per tahun, maka potensi oversupply selama 2022 2030 mencapai 48 GW 56 GW atau setara dengan tambahan biaya Rp165 192 triliun. Abra menjelaskan, bahwa tanpa adanya pemanfaatan bersama jaringan tenaga listrik, pemerintah sebetulnya sudah menggelar karpet merah bagi swasta untuk memperluas bauran EBT sebagaimana yang dijaminkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021 2030. Sosok Ujang Kakek 67 Tahun Ngaku Bisa Gandakan Uang, Korban Rugi Rp57 Miliar, Begini Modusnya Pria di Cianjur Diringkus karena Ngaku Bisa Gandakan Uang, Korban Rugi Rp57 Miliar Kehidupan Sederhana Pelaku Carok di Madura, Kini Tolak Donasi, Keluarga Tak Mau Minta minta Modus Gandakan Uang Pakai Samurai Gaib, Pria Asal Pringsewu Lampung Diamankan Rekomendasi HP Samsung dengan Harga Rp 2 Jutaan, Ini Spesifikasi Singkat Galaxy M14 5G Halaman 4 Serangan Besar Israel di Tepi Barat, IDF Eksekusi Senyap 3 Warga Palestina di Dalam Rumah Sakit Profil Yann Sommer, Sosok Leader Silenzioso Inter Milan, jadi Pahlawan Gagalkan Penalti Fiorentina Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 158 161: Soal Pilihan Ganda Halaman all Dalam RUPLT itu, target tambahan pembangkit EBT mencapai 20,9 gigawatt (GW) dengan porsi swasta mencapai 56,3 persen atau setara dengan 11,8 GW. “Dengan menjalankan RUPTL 2021 2030 secara konsisten saja, secara alamiah bauran pembangkit EBT hingga akhir 2030 akan mencapai 51,6 persen,” tegas Abra. Bisnis abra talattovbisnisenergiindeflistrikpower wheeling
Bisnis PUPR Akan Gunakan Rp146,98 Triliun Anggaran APBN 2024 untuk Tuntasan Pekerjaan Posted on Agustus 17, 2023 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan APBN 2024 digunakan untuk menuntutaskan pembangunan yang diamanatkan ke kementeriannya. "Kalau strateginya menuntaskan semua. Bukan memulai baru. Untuk 2024, itu arahan presiden di sidang kabinet untuk menuntaskan pekerjaan pekerjaan yang mulai sekarang, tapi tidak memulai baru," katanya di kantor Direktorat… Read More
Bisnis Update Harga Tiket Kereta Cepat ‘Whoosh’ Tahun 2024, Ada Penyesuaian Tarif? Posted on Desember 31, 2023 Jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung alias Whoosh mendapatkan respon positif dari publik. Hal ini terlihat dari pencapaian jumlah penumpang yang terus mengalami peningkatan, dan kini tembus 1 Juta Penumpang. Detailnya, Whoosh kini sudah melayani 1.028.216 penumpang hingga 25 Desember 2023, atau tepatnya dalam kurun waktu 2 bulan beroperasi. Lalu,… Read More
Bisnis BPH Migas Catat Kenaikan Konsumsi Gasoline hingga Avtur pada Periode Libur Akhir Tahun 2023 Posted on Januari 9, 2024 Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis Gasoline atau bensin, tercatat mengalami peningkatan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024. Hal ini terpantau pada catatan Posko sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) yang dikoordinir oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan… Read More